PMN Tunai 2024 Sebesar Rp6 Triliun untuk WIKA Disetujui

Komisi XI DPR RI dan Kementerian Keuangan menyetujui pemberian penyertaan modal negara (PMN) 2024 kepada BUMN Karya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA untuk penyelesaian Proyek Strategis Nasional dan Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“PMN tunai Tahun Anggaran 2024  untuk WIKA sebesar Rp6 triliun,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P dalam keterangannya di Jakarta (04/10/2023). Dia mengatakan bahwa pelaksanaan PMN diarahkan sesuai dengan upaya kebijakan dan program /pada masing-masing BUMN sebagaimana terlampir yang merupakan kesimpulan RDP yang tidak terpisahkan dari kesepakatan rapat kerja.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa PMN Tunai yang diberikan kepada BUMN sektor konstruksi, di mana salah satunya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk bertujuan untuk penyelesaian projek strategis nasional dan projek IKN.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban mengatakan bahwa PMN tunai 2024 sebesar Rp6 triliun untuk WIKA dapat memberikan manfaat berupa multiplier effect positif seperti menyerap tenaga kerja dan memeratakan pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyampaikan, manfaat lainnya adalah membuka potensi penambahan investasi dari masyarakat melalui right issue, peningkatan modal serta penurunan eksposure WIKA terhadap utang.

Adapun WIKA memiliki perannya sebagai agen utama pembangunan di Indonesia tentunya membutuhkan dukungan para pemangku kepentingan untuk dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Adapun total penyerapan tenaga kerja atas total projek-projek WIKA yang sedang berjalan mencapai 49.636 tenaga kerja. Selain itu total belanja UMKM WIKA atas total projek yang berjalan sejak 2018 sampai dengan Kuartal II 2023 mencapai Rp16,10 triliun.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Baca Juga  Shell Umumkan Jawara ‘Think Efficiency 2023’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *