Tiki, Memutakhirkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Engagement Konsumen

Edwin Widiantoro, Operational Gateway and IT General Manager Tiki.

Tiki, merek kurir asli Indonesia yang dimiliki PT Citra Van Titipan Kilat, mencermati kebutuhan konsumen untuk memperoleh pelayanan jasa logistik dan kurir yang mudah diakses serta ada komunikasi dua arah. Lantaran demikian, Tiki memutakhirkan fitur dan menyematkan kecerdasan buatan (artificiall intelligence/AI) di platform digital di masa pandemi hingga pascapandemi Covid-19. Pengembangan digital ini bertujuan untuk memberikan pengalaman konsumen yang unggul.

Beragam pengembangan layanan di aplikasi dan website disediakan Tiki. Antara lain, menambah fitur payment point online booking (PPOB) di aplikasi Tiki. Fitur ini memanjakan konsumen untuk bertransaksi, seperti membayar listrik, air, dan telepon .

Mobile apps Tiki menyediakan fitur pembayaran cashless dengan berbagai macam tools pembayaran, mulai dari e-wallet, QRIS, hingga credit card,” kata Edwin Widiantoro, Operational Gateway and IT General Manager Tiki.

Fitur terbaru lainnya ialah entertainment. Fitur ini menyodorkan siaran TV nasional dan konten video on demand. Jadi, aplikasi Tiki tak hanya menyodorkan jasa dan transaksi kurir.

Pada aspek pelayanan, Tiki memutakhirkan beberapa fitur yang sudah ada sebelumnya, seperti fitur Pick Up Paket agar konsumen dapat memesan jadwal penjemputan paket sesuai dengan keinginannya. Kemudian, fitur Tracking Pengiriman untuk memudahkan pelanggan melacak status kirimannya. Lalu, fitur Membership Sobat TIK, yang menyediakan beragam benefit kepada konsumen, seperti potongan harga hingga layanan prioritas.

Edwin mengatakan, Tiki mengembangkan digitalisasi seiring dengan peluncuran Transportation Management System berbasis AI dan meningkatkan keterikatan (engagement) konsumen di seluruh kanal media sosial. Selain pengembangan digital, Tiki berkolaborasi dengan para mitra bisnis, seperti Bank Mandiri Taspen, Snappy, dan perusahaan kurir.

Baca Juga  Ini Himbauan OJK Paska Pencabutan Izin BPR Usaha Madani Karya Mulia

Edwin mencontohkan langkah konkret kolaborasi dengan perusahaan kurir itu, yaitu saling berbagi armada di daerah. ”Kami bisa menggunakan armada mereka atau sebaliknya sehingga lebih efisien, dan di sisi lain berkontribusi mengurangi emisi gas karbon,” katanya.

Pascapandemi, Tiki semakin mengoptimalisasi inovasi digital dan nondigital yang meningkatkan kualitas pelayanan konsumen. Perusahaan yang beroperasi sejak 53 tahun silam ini mengkreasikan pengalaman konsumen nomor wahid berlandaskan lima pilar, yaitu customer, network, process, technology, dan people.

Sederet inovasi kian memacu ekspansi bisnis Tiki. Pada 2020 hingga 2021, misalnya, Tiki menghadirkan gerai drive thru dan memperluas jaringan, bekerjasama dengan mitra lokal di seluruh Indonesia. Contohnya, membuat sharing office dengan Mandiri Taspen dan Snappy.

Yang tak kalah penting, Tiki konsisten mempertahankan standar operasional dan budaya perusahaan yang terefleksikan pada seluruh operasional. Komitmen ini menuai apresiasi dari pelanggan sehingga Tiki pun meraih Indonesia Original Brands Award 2023 pada kategori Courier dengan predikat “Good” dari SWA Media Group dan Business Digest. (*)

Arie Liliyah & Vicky Rachman

www.swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *